Pengaruh Pasar Reksadana Turun dan Kiat Agar Tetap Untung, Cari Tahu Disini!
Bisnis

Pengaruh Pasar Reksadana Turun dan Kiat Agar Tetap Untung, Cari Tahu Disini!

Anda ingin berinvestasi Reksadana? Bingung memilih jenis yang tepat? Lantas bagaimana cara investasi Reksadana itu sendiri? Reksadana adalah sebuah instrumen investasi yang di dalamnya dilakukan penghimpunan dana dari para pemodal.

Yang mana dana ini kemudian akan diinvestasikan ke dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi yang dipilih. Memilih instrumen investasi Reksadana sangatlah penting dan tidak boleh sembarangan.

Anda harus menentukan jenis-jenis Reksadana yang sesuai. Apakah itu Reksadana Pasar Uang (Money Market Fund), Reksadana Pendapatan Tetap (Fixed Income Fund), Reksadana Campuran (Balance Mutual Fund), serta Reksadana Saham (Equity Fund).

Dalam memilih, pastikan Anda tidak membuat keputusan secara tergesa-gesa atau sekedar mengikuti tren berinvestasi saja. Pasalnya, kondisi pasar keuangan selalu berfluktuasi sebagai bagian dari nature siklus ekonomi.

Semisal ketika terjadi penurunan pasar. Maka dari itu, Anda harus mempelajari jenis investasi yang sesuai agar bisa mengantisipasi risiko pasar turun ini.

Faktor yang Menyebabkan Pasar Reksadana Turun

Setiap jenis Reksadana mempunyai karakteristik yang berbeda-beda dalam hal pengelolaan. Inilah mengapa pergerakan harganya pun juga akan terpengaruh.

Banyak faktor yang memberikan pengaruh besar terhadap kinerja Reksadana, seperti kinerja pasar modal. Secara sederhana, hal ini diartikan jika pasar modal dalam kondisi negatif, berarti kinerja Reksadana mengalami penurunan.

Selain itu, pahami pula kondisi tren suku bunga sebelum berinvestasi. Yang mana ini akan sangat mempengaruhi pergerakan instrumen investasi.

Setidaknya hal-hal ini akan memudahkan nasabah dalam memilih jenis investasi Reksadana yang tepat. Mempelajari faktor-faktor ini, diharapkan mampu meminimalisir risiko yang mungkin akan investor hadapi di kemudian hari.

Cara Investasi Reksadana Agar Tetap Untung Ketika Pasar Turun

Banyak cara investasi Reksadana yang dapat nasabah lakukan, sebagai antisipasi supaya tidak mengalami kerugian ketika pasar turun.

  1. Switching Jenis Investasi Lain

Pastikan Anda mencocokkan profil dengan tujuan berinvestasi dan jangan tergiur keuntungan yang tinggi. Penting memikirkan matang-matang atas apa saja risiko instrumen pilihan yang mungkin terjadi.

  1. Cek Kembali Tujuan Keuangan

Dalam hal ini, pilihlah jenis investasi Reksadana yang akan Anda beli, jual, dan juga seberapa faktor risiko dari pilihan Anda. Tidak kalah pentingnya, tentukan jangka waktu investasi yang Anda inginkan, apakah 1 bulan, 1 tahun, atau bahkan 5 tahun sesuai kebutuhan.

  1. Tetap Investasi Rutin

Jangan berhenti menabung, meski keuntungan Anda sedang berada di angka minus. Cara investasi Reksadana ini adalah strategi investasi disiplin yang disebut dollar cost averaging (DCA).

Keuntungan menerapkan strategi ini, yakni investor dapat membeli unit investasi yang lebih banyak jika kondisi pasar melemah dan terjadi penurunan investasi.

  1. Menambah Investasi

Ketika terjadi penurunan Reksadana, Anda bisa memutuskan untuk menambah investasi. Kondisi ini berarti valuasi sedang murah. Kemudian beberapa tahun setelahnya, kondisi pasar akan membaik dan investor mulai mendapatkan keuntungan.

  1. Cut Loss

Sebenarnya, strategi dan cara investasi Reksadana ini cenderung menempatkan Anda pada posisi rugi. Dengan kata lain, strategi cut loss, memungkinkan Anda mencairkan seluruh investasi yang dimiliki ketika sedang rugi.

Sebagai syarat, terapkan strategi bila Anda menggunakan dana investasi Reksadana untuk jangka waktu kurang dari sebulan. Dengan asumsi Anda tidak akan mengalami kerugian yang semakin besar bila segera mencairkan dana.

Terapkan cara investasi Reksadana ini untuk mengurangi risiko kerugian akibat pasar turun. Selain itu, penting juga memilih perbankan yang tepat untuk berinvestasi agar bisa meminimalisir potensi kerugian lain.

Cara Investasi Reksadana Mudah di digibank by DBS

digibank by DBS merupakan layanan perbankan digital dari DBS Indonesia. Perusahaan menawarkan berbagai kemudahan layanan secara paperless, branchless, dan juga signatureless.

Di mana semuanya hadir secara mudah melalui digibank by DBS, tak terkecuali untuk berinvestasi Reksadana. Adapun berbagai keuntungan menggunakan layanan perbankan ini, diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Modal yang Ringan

Salah satu keuntungan berinvestasi di Reksadana digibank by DBS, yakni instrumen yang ada bisa dimulai dengan modal rendah, hanya mulai dari Rp100.000 saja. Dengan demikian, siapa saja bisa berinvestasi dengan nyaman sesuai kemampuan finansialnya.

  1. Transaksi Fleksibel

Transaksi melalui layanan ini sangatlah fleksibel, seperti ketika Anda ingin melakukan pembelian secara berkala.

  1. Tiga Pilihan Kategori

Perlu Anda tahu, bahwa investasi reksadana di digibank by DBS menyediakan tiga pilihan kategori.

Kategori investasi yang dimaksud, di antaranya adalah kinerjanya yang terbaik, terpopuler, serta memiliki scoring terbaik. Dengan demikian, maka Anda bisa memilih produk investasi berdasarkan kategori yang diinginkan.

  1. Produk Reksadana Lengkap

digibank by DBS menawarkan berbagai produk yang super lengkap. Bahkan melalui layanan ini Anda bisa memilih hingga 50 produk Reksadana dalam satu aplikasi. Sangat menarik bukan?

  1. Kemudahan melalui Aplikasi

Kemudahan menjadi salah satu faktor hadirnya fitur dan layanan Aplikasi digibank by DBS. Hal ini dikatakan mudah, mengingat nasabah tidak lagi harus menggunakan dua platform untuk melakukan berbagai layanan finansial.

Anda dapat melakukan berbagai transaksi perbankan seperti halnya melakukan jual beli hingga switching produk hanya melalui Aplikasi digibank by DBS saja. Selain itu, Anda bisa mendaftar SID (Single Investor Identification) dan segera memulai berinvestasi Reksadana disini.

Kehadirannya juga membuat pembelian Reksadana kian praktis dan semakin canggih. Adapun cara investasi Reksadana melalui Aplikasi digibank by DBS adalah sebagai berikut.

  1. Pilih “Reksadana” melalui Aplikasi digibank by DBS
  2. Klik “Beli”
  3. Klik “Lanjut”
  4. Cek kembali pembelian
  5. Klik “Konfirmasi”
  6. Selesai dan Anda bisa cek status transaksi di kolom “History”.

Tak perlu datang ke bank, lakukan transaksi finansial di mana pun kapan pun, hanya dengan satu Aplikasi di digibank by DBS!

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.