Bisnis

HUT Ke-60, Bank Sumut Menuju BPD Digital Terdepan

INFO BISNIS-Peringatan HUT ke 60 menjadi momentum Bank Sumut untuk bertransformasi dan meningkatkan kualitas pelayanan. Direktur Utama Bank Sumut, Rahmat Fadillah Pohan menilai, pada usia ke-60 tahun ini, Bank Sumut sudah sangat matang dan dewasa. Kematangan ini dapat dilihat dari prestasi yang dicapai Bank Sumut saat ini.

“Pada usia ke 60 ini, Bank Sumut telah memasuki era digitalisasi, seperti diketahui era digitalisasi adalah keniscayaan, semua sektor harus mengikuti perkembangan dunia digital termasuk perbankan yang juga tidak terlepas dari digitalisasi,” ujarnya di Kantor Pusat Bank Sumut, Jl Imam Bonjol No 18, Kota Medan.

Perkembangan dunia digital ini, kata Rahmat, menjadi tantangan besar di sektor usaha perbankan. Dua tahun belakangan, Bank Sumut telah banyak bertransformasi. “Mobile banking Bank Sumut sangat bagus, Sumut Debit bisa digunakan di seluruh merchant. Begitu pula, ATM yang dapat melayani nasabah dengan tingkat kesuksesan transaksinya sangat tinggi, dimana Service Level Agreement (SLA) telah mencapai 99 persen, ini merupakan suatu perubahan yang cukup pesat,” ujarnya.

Selain itu juga Bank Sumut mempunyai Internet Banking untuk korporasi, Layanan QRIS yang sedang dikembangkan dengan transaksi Mobile Banking nantinya.

Sumut LINK, Buka Akses Keuangan dan Peluang Usaha

Selain itu, produk yang paling membanggakan Bank Sumut yaitu Sumut Link. Sumut Link merupakan layanan dengan konsep sharing fee dengan agen yang akan bekerjasama dengan Bank Sumut. Sehingga agen yang akan bekerjasama dapat perorangan atau badan hukum/badan usaha yang mendaftar dengan persyaratan tertentu.

Ini sangat bermanfaat untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan Bank Sumut meski belum ada unit kantor Bank Sumut didaerah. Selain itu juga menjadi peluang kesempatan bekerja bagi perorangan yang ingin menjadi agen Sumut Link di mana saja.

“Di Sumut Link ini semuanya bisa dilakukan mulai dari pembukaan rekening, tarik tunai, setoran tunai, transfer antar bank, dan pembayaran serta semua bentuk layanan perbankan dapat dilakukan di Sumut Link,” ujarnya. Bahkan, pembagian keuntungan agen lebih besar yakni 80 persen sedangkan 20 persen kepada Bank Sumut.

“Kenapa agen lebih besar mendapatkannya dari Bank Sumut, karena mereka yang memiliki infrastruktur dan sumber daya pelayanannya. Ini terbuka kepada siapa saja yang ingin menjadi agen. Artinya, ini membuka peluang bisnis baru untuk setiap orang,” katanya.

Untuk tingkat digitalisasi Bank Sumut telah berada di posisi kedelapan dari 10 rating. “Kami mengejar 2 rating lagi. Nantinya nasabah tidak perlu lagi datang ke kantor cabang. Artinya, nasabah yang ingin membuka rekening cukup dengan pembukaan rekening secara selfie saja, ” ujarnya.

Selain itu, Bank Sumut juga memberikan kemudahan bagi nasabah dalam pengajuan kredit dengan memproses di KMG Online ataupun Kredit Fast pada website Bank Sumut. Ini satu di antara strategi Bank Sumut dalam menghadapi fintech yang semakin meluas.

Rahmat menyampaikan, Bank Sumut harus mampu melakukan keduanya dalam satu waktu. “Kehadiran Bank Sumut menjadi jawaban dari kebutuhan itu, sehingga nasabah bisa melakukan keduanya dengan KMG Online. Dimana nasabah bisa mengajukan kredit multiguna secara online tanpa harus datang ke kantor cabang, dan dalam hitungan jam saja bisa langsung cair,” tuturnya.

IPO Bank Sumut Juni 2022

Bank Sumut tengah mempersiapkan penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) pada Juni 2022 mendatang. “Melihat kinerja keuangan serta penerapan tata kelola dan tingkat kesehatan bank yang semakin baik menjadi kunci untuk menuju IPO,” kata Rahmat. Saat ini, IPO dalam proses profesional support karena aturannya Bank Sumut harus didampingi oleh Profesional Service. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.